Kamis, 07 Maret 2019

Temen Baik



kau tak akan pernah tau seberapa temanmu yang peduli, karena siapapun dirimu dan apapun kondisimu ia akan kembali. teman itu seperti jodoh, kau tak akan bisa mengatakan jika seseorang itu adalah temanmu, karena kenyataannya suatu hari ia akan membuatmu kecewa dan meninggalkanmu meskipun kalian telah bersama dalam waktu yang cukup lama. 

"teman baik adalah yang menemani kehidupanmu meskipun tak hidup bersama. Ia datang untuk menukar kabar, menguatkan kesakitan dan menularkan dan ikut kebahagiaan"

Mengerti tanpa memaksa pemahaman, persamaan dan perbedaan adalah hal kecil yang diributkan tak berlangsung lama. bagiku punya teman baik adalah anugerah, pemberian terbesar dalam hidup yang Tuhan berikan. Apalagi jika iya tak sekedar dari teman, tapi kakak ataupun orang tua.

Penulis,


haritomo 

Rabu, 10 Oktober 2018

RATATOUILLE


“Bisa dibilang, kerjaan mengkritik itu mudah. Resiko kami kecil, dan bisa menikmati posisi di atas orang yang menawarkan pekerjaan mereka dan diri mereka ke dalam penilaian kami. Kami mengeluarkan kritik yang negatif, yang pantas untuk dibawa dan ditulis. Tapi kenyataan yang pedih dari kritik kami dihadapkan dalam suatu skema yang besar, sepotong hal yang tak berguna mungkin saja sangat berarti dari apa yang kami kritik. Tetapi ada masa ketika sebuah kritik betul-betul berisikokan sesuatu dalam hal penemuan sesuatu.

Dunia kadang tak ramah untuk pendatang berbakat baru, ciptaan baru. Pendatang baru butuh teman.
Tidak semua orang bisa menjadi seniman yang hebat, Tapi seniman yang hebat bisa datang dari mana saja” 

Film Ratatouille adalah sebuah film animasi komputer yang dirilis pada Tahun 2007 didistribusikan oleh Walt Disney Pictures. kenapa harus film ini?


Film animasi memang mencari pasar untuk usia muda, tapi terlalu sayang untuk dilewatkan karena nyatanya banyak hal yang selalu dapat menarik semua umur. Entah cerita, teknologi atau pun pesan yang kuat didalam film tersebut. 

Aku salah satunya, ternyata banyak hal positif yang ditanamkan untuk bagaimana seorang anak berkembang dan bertingkahlaku, itu pun bisa menjadi pengingat bagi mereka yang telah berada di usia yang cukup.

Menarik karena saat ini sebuah karya seni dan apapun yang dilakukan tak luput dari media sosial yang menjadi media penyedia fasilitas sebuah karya dari setiap individu. Apapun sepertinya diposting di media social, seperti menjadi kebiasaan dan gaya hidup. Kadang hasil karya seolah menjadi berhasil ketika banyak komentar dan like yang banyak. Tapi disisi lain menjadi sebuah bahan kritikan bagi pengguna yang bebas melakukan apapun yang iya mau, ataupun menjadi sebuah cara yang terencana untuk menaikan bahkan menurunkan pamor. tak sampai disitu, kini semua telah menjadi lahan usaha bagaimana kritik menghujani setiap postingan.

Kutipan diawal ditulisan ini merupakan kutipan dari film yang disutradari Brad Bird, sedikit menceritakan dan mengingatkan pandangan yang sama tentang sebuah komentar maupun kritik yang ditulis. saat ini kritik menjadi hal yang sangat biasa namun berbahaya dan harus dibatasi. Mereka yang punya waktu luang, atau pun meluangkan waktu berkomentar atas apa yang mereka lihat dan baca. 

Tak sedikit setiap yang dituangkan di media adalah hal yang biasa saja, tapi tak jarang pula adalah kemajuan-kemajuan dari sektor pendidikan, teknologi, karya anak bangsa sampai peningkatan kehidupan masayarakat yang baik diketahui. saat itulah kritikan menghujani kolom komentar, segala usaha dan karya menjadi sebuah hal yang sangat sulit untuk dapat dihargai. Ada kejujuran menilai, persaingan sampai ketidaksukaan dari personal dibandingkan karya yang diciptakan. yang lebih parah mungkin mereka berkritik atas berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

dari sekian bidang aku hanya ingin membatasi dengan bagaimana sebuah karya seni menjadi sebuah ciptaan manusia yang harus dihargai. Mereka selalu mengeluarkan kritik dengan mudah dan cepat, sedangkan sebuah karya dibangun dalam waktu yang lama. Butuh bertahun-tahun setelah kegagalan demi kegagalan karya dibuat, memperbaiki setiap tahapannya hanya dihancurkan dengan satu kritik.

Kritik membutuhkan sebuah kejujuran, sebuah keterampilan dan kompetensi untuk dapat menilai apakah yang dikomentari bagian dari hal yang kamu kuasai. Sangat butuh kebaikan untuk melakukannya. 

Bangsa ini butuh ciptaan yang hebat, terutama dari seorang pemula. menjaga usahanya dan karyanya sebagai sorang yang ingin bersungguh-sungguh dibidangnya perlu kritik, dari seorang kritikus handal yang jujur dan baik. Agar karya hebat mereka dapat diselamatkan.

karena,

"Tidak semua orang bisa menjadi seniman yang hebat, Tapi seniman yang hebat bisa datang dari mana saja” #ratatouille


Penulis,

fajar haritomo

Selasa, 29 November 2011

SI PEBALAS BUDI DAN SI PENDENDAM

hanya sedetik sebenarnya kita isa berubah, tapi entahlah apa yang kita tunggu untuk merubah diri. peristiwa yang tidak pernah menempatkan waktu yang bisa kita perhitungkan lebih menjanjikan untuk kita membangun diri yang lebih baik. sampai akhirnya ketiadaan menghampiri diri kita dalam ruang yang sempit, sepi dan kosong. amarah mulai menjadi sahabat dari ketidakmampuan kita untuk dapat memarahi diri dan mereka. timbul dan tenggelam dapam waktu yang cepat. 
bagi mereka aku mungkin bodoh dan gila, tapi bagiku ini bagus untuk mempertahankan kehidupaanku. bisa melakukan yang lebih dari mereka yang takut. ini adalah kebebasan yang menyakitkan, dan seorang pesakitan yang bisa hidup bebas tanpa ada satu orang pun yang lagi peduli. tidak menyedihkan, tidak pula menarik terkadang hanya tersenyum menggelitik. aku sedang tak ingin mereka atau siapapun. tapi aku menginginkan jiwaku berguna bagi mereka yang kuanggap dapat membuatku baik. menghabiskan semuanya untuknya walau tak harus meminta apapun. 
semuanya akan hilang dan berganti, aku yakin itu. sebagian dari mereka tak harusnya meminta maaf untuk kedua kali karena tak akan pernah berhasil. ketika mereka mencoba menyakitiku maka umur mereka hanyalah satu detik yang baru saja menjadi masa lalu. aku tak pernah peduli. kesakitan ini sudah membuat padar yang kokoh untuk dapat dilewati.
yang baik tentu akan ku muliakan dan kujaga sampai kapanpun dan bagi mereka yang hilang tentunya bagi mereka yang kurang beruntung mendapatkan tempat didiriku. aku telah mengambil sikap dan ini bukan kepura-puraan yang terus mengecilkan diri sendiri. 

Kamis, 17 Februari 2011

Bersikaplah Layaknya Bumi Berputar

Bumi bergerak berputar pada poros atau sumbunya atau biasa disebut dengan rotasi. Perputaran bumi secara konstan dan konsisten memberikan dampaknya bagi kehidupan yang ada di dalamnya seperti pergantian siang dan malam dimana dengan perputaran bumi membelakangi matahari secara bergantian membuat siang dan malam dapat dirasakan seluruh mahluk hidup di bumi, adanya perbedaan waktu di setiap daerah dan lain sebagainya. Dengan pergerakan bumi yang waktu yang relatif sama dan terus-menerus dalam waktu yang lama memaksa bentuk bumi menjadi menjadi bulat, dengan bentuk bulat maka saat bumi mengelilingi matahari koordinat akan tetap sama dengan itu kehidupan di bumi menjadi seimbang.
dari uraian diatas banyak yang dapat kita ambil dari perputaran bumi untuk dapat dijadikan sebagai pandangan atas pengembangan sikap untuk kehidupan yang lebih baik. Bahwasanya pembentukan kepribadian yang ada dalam diri kita merupakan cerminan dari sikap dan pergerakan yang ada dalam kita sehari-hari. sikap yang terus berulang menjadikan diri kita dikenal karena mereka memperhatikan sebagaimana adanya kita sehari-hari. Baik atau buruk sikap kita dalam kehidupan sehari-hari yang kita lakukan telah membentuk  diri kita menjadi apa yang kita lakukan sehari-hari. Pencerminan sikap yang ada dan yang kita terima adalah jawaban ketika kita mulai dapat beriteraksi dengan sesama, kita dapat melihat diri kita dengan sikap orang lain kepada kita dan apa yang orang bicarakan tentang kita.
Tuhan telah memberikan kesempurnaan kepada kita untuk dapat melihat yang baik atau buruk, dan kita telah dipercaya oleh Tuhan untuk memilih jalan yang ada dengan segala konsekuensinya. Baik atau buruk pada akhirnya karena kita yang telah berbuat.

Rabu, 26 Januari 2011

Inilah Jawaban Kenapa Semua Orang Ingin Jadi PRESIDEN

Kemacetan diberbagai tempat di Indonesia memang selalu terlihat jelas, terlebih Ibukota tercinta Jakarta. Adanya berbagai faktor penyebab kemacetan seperti buruknya layanan angkutan umum yang ada, jumlah kendaraan pribadi yang terus meningkat karena kurangnya kepercayaan pada kualitas layanan angkutan umum yang ada, infrastruktur yang kurang memadai, fasilitas pendukung tidak berjalan optimal, kurangnya kesadaran berlalu lintas dan lain-lain. Ternyata belum bisa membuat kita belajar untuk dapat menanggulangi kemacetan faktanya kemacetan masih terjadi dari tahun ke tahun.


Dengan keadaan seperti ini, masyarakat kontan berhayal ingin menjadi Pemimpin RI No.1 (PRESIDEN) karena tak sedikitpun Pejabat Negara apalagi Presiden merasakan kemacetan kemanapun mereka pergi. Bagaimana tidak, berikut prosedur pengawalan Presiden di jalan raya yang kami kutip di Koran Tempo 20 Juli 2010 : 
Ada dua kondisi lalu lintas : saat padat dan landai. kondisi ini ditentukan setelah koordinasi Komandan Satuan Patroli Pengawalan (Patwal) dengan petugas piket lalu lintas di Kepolisian daerah. Prosedur lalu lintas padat : 
  1. Dua jam sebelum berangkat, Komandan Pengawal memberitahu kepada Polda bahwa Presiden mau berangkat;
  2. Polda memberitahu semua petugas di lapangan sampai tingkat Kepolisian Sektor (Polsek) agar bersiap;
  3. Satu jam sebelum berangkat, Patwal memberi tahu Polda, dan di teruskan ke petugas lapangan agar bersiap. Ini disebut persiapan pertama;
  4. Setengah jam sebelum berangkat, Patwal memberi tahu ke Polda lagi, dan diteruskan ke petugas lapangan agar bersiap. Ini desebut persiapan akhir;
  5. Nol menit sebelum berangkat, petugas lapangan diberitahu "start" artinya rombongan Presiden mulai bergerak dan semua jalan yang dilalui sudah harus kosong.
Urutan kendaraan rombongan Presiden (dari depan ke belakang)
  • Mobil Penyapu Paspampres
  • Mobil Penyapu Patwal
  • Dua Brigade motor Patwal
  • Mobil 91 Pengawalan Patwal
  • Satu motor Polisi Militer
  • Satu mobil Polisi Militer
  • Jip berisi pasukan pengawal bersenjata lengkap
  • Mobil Protokol
  • Mobil Presiden yang dikawal dari kiri kanan satu motor Polisi Militer
  • Ambulans dan Dokter
  • Jip Pasukan bersenjata lengkap
  • Mobil Pengawal Pribadi dan Ajudan Presiden
  • Ditutup mobil Patroli Polisi
Dalam kondisi normal, jumlah pengawalan untuk perjalanan Presiden di dalam kota 20 orang. Laju kendaraan rombongan Presiden disesuaikan dengan kebutuhan, minimal 80 km/h & maksimal 120 km/h.

Pada dasarnya kenapa semua orang ingin menjadi Presiden adalah bukan karena salary yang didapat besar,  bisa jalan-jalan ke luar negeri ataupun punya kontrakan paling mewah (Istana Negara) tetapi karena masyarakat sudah jenuh dengan kemacetan yang terus terjadi di Indonesia. just intermezzo.

Senin, 30 Agustus 2010

aku priamu

untuk wanitaku
tak ragu aku memintamu
karena kamu
aku tak malu memintamu

bila saatnya nanti
saat awal mentari
saat siang berganti
saat malam, tak lagi sendiri

jadikan aku raja pada negeri kecil dihatimu
hormati aku sebagai pendamping hidupmu
hormati aku walau orang tak lagi menghormatiku
perhatikan raga dan jiwa ketika kau lihat kekuranganku

kita akan mulai berjalan
menetukan apa yang telah kita cita-citakan
tentu tak mudah menggapai harapan
yakinlah keindahan akan kita ciptakan

saat aku di keluar kendali jangan pernah tinggalkan aku sendiri
tak perlu ragu untuk menegur dan menamparku
cintailah aku, karena aku tak sanggup mencintaimu sendiri
yakinkan dirimu, aku mencintaimu karena kau juga mencintaiku

karena saat ini, saat ku letakan cincin dijarimu
aku berjanji dihadapanmu sebagai priamu
aku akan menjagamu dan menjadikan kamu  wanita istimewa,
dan tak kan biarkan tak ada yang melukaimu, dan membuatmu kecewa

kau wanitaku
dalam sebaris kataku
untuk sepanjang usia kita
aku meminta

fajar haritomo,
31 agustus 2010
13:45 pm

Rabu, 18 Agustus 2010

SeGudang Bakat di Indonesia Mencari Bakat

SeGudang Bakat di Indonesia Mencari Bakat


Indonesia Mencari Bakat (IMB) yang ditayangkan oleh Trans TV bekerjasama dengan Supermie, menjadi jawaban dari kekhawatiran dan kejenuhan akan tayangan-tayangan stasiun televisi yang kurang memberikan manfaat dan kualitas pagi para penikmat setia acara televisi. Maraknya acara gosip (infotainment), reality show, sinetron atau debat politik malah berdampak buruk bagi perkembangan generasi muda dikarenakan sikap pribadi dari sosok yang ada tidak dapat diharapkan sebagai public figure yang seharusnya dapat dicontoh. Tayangan IMB setidaknya memberikan manfaat dan pandangan yang berbeda karena mencoba menemukan sisi yang tidak biasa, kreatif, inovatif dan tentunya bakat positif yang dapat dikembangkan oleh pelaku dari setiap individu yang ada. Disisi lain acaya yang ditayangkan setiap hari sabtu dan minggu mulai pukul 19.00 WIB tersebut dapat dijadikan orang tua untuk menuntun anak-anaknya (Brandon, JP Melani, Putri Ayu, Rumingkang), dan memotivasi generasi muda untuk berperan aktif mencari sesuatu yang dianggap mampu dapat dikembangkan dan menghasilkan yang selain dapat dibanggakan juga dapat menghasilkan ekonomi yang lebih baik, sehingga kehidupan kelak tidak lekas hanya tergantung dari pembelajaran di sekolah. Lihat saja Klanting, Hudson, Funky Papua yang notabene bukan berasal dari latar belakang yang mampu tapi kini bisa menghasilkan sesuatu bahkan mendapat kontrak exclusive dari stasiun penyelenggara. Selain itu, patut juga diacungi jempol untuk para juri yang berkompeten (Sarah Sechan, Tantowi Yahya, Titi Sjuman, Rianty Cathright) yang selalu ramah tetapi tetap membangun. Dengan pencarian bakat seperti ini diharapkan akan muncul segudang bakat di Indonesia yang dapat diperhitungkan di kancah Internasional minimal setiap generasi Indonesia dapat hidup lebih mandiri.